Showing posts with label Cerita Sex. Show all posts
Showing posts with label Cerita Sex. Show all posts

Friday, September 16, 2016

CeritaSex-Bercinta Dengan Amanda Di Kota Tercinta

Bercinta Dengan Amanda Di Kota Tercintal


Setelah 3 hari masa orientasi selesai, dikampus belum ada kegiatan dan aku putuskan untuk lebih mengenal Madiun. Amanda hampir selalu menemaniku walau gak pernah berangkat bareng dari rumah alias ketemu di jalan walau rumahnya disebelah kostku. Satu minggu berlalu akupun semakin akrab dengan Amanda yang bertubuh bohay, sensual, berkulit putih dan yang pasti berwajah cantik… mantap banget toketnya kaya Fivey. Saat itu aku mengajak Amanda pergi ke Telaga Ngebel, menikmati alam dan buah duriannya. Seminggu aku rasa cukup untuk PDKT dan aku putuskan untuk menembaknya…

“Mand….walau baru kenal, aku nyaman didekatmu dan kalau boleh aku ingin selalu didekatmu untuk lebih mengenalmu….maukah kamu menjadi pacarku???? Tanyaku ungkapkan rasa hati
Amanda sangat terkejut mendengar ucapanku bahkan sampai tersedak durian “apa…..kamu bercanda kan, kita kan baru kenal?? Jawabnya balik bertanya.

“justru itu…dengan pacarn kita bisa lebih saling mengenal” jawabku coba meyakinkannya.
Wajah Amanda mendadak menunduk dan dengan sedikit menghela nafas dia menjawab “maaf Dith….aku sudah bertunangan…. sambil menunjukan cincin yang ada di jari manisnya.
“ooo…udah tunangan ya? Kok kamu gak pernah cerita?? Aku pikir dengan kamu selalu menemaniku begini….kamu nyaman ama aku” jawabku dengan nada kecewa.


“mungkin kalau kamu kenal aku dari 2 bulan yang lalu, aku bisa menerimamu….sebenarnya hati kecilku juga mengiyakan….kita temenan aja ya? Jawabnya

“maksudmu…sebenarnya kamu mau….
“udah sore, ayo pulang yuk???!!! Ajakanya memotong kata2ku

Kami pulang dengan tak banyak bicara, bahkan terkesan kaku dan membeku tidak sehangat waktu kami berangkat.

“Kring….kriiing…kriiing…” Hpku berbunyi, ternyata telpon dari Amanda tapi gak aku terima bahkan SMS juga sengaja gak aku bales. Jam sudah menunjukan angka 11 malam, aku berniat ke kamar mandi baru kemudian melanjutkan tidur lagi. Tapi aku sangat terkejut saat mendapati seorang wanita setengah telanjang berada dikamar mandi dengan pintu terbuka. Kami saling menatap tak berkedip, tanpa kusadari kemaluanku bergerak2 dibalik sarungku tanpa CD. Perlahan dia beranjak dari duduknya dan melangkah pergi… “Maaf…aku takut sendirian, makanya gak aku tutup….kamu Adith kan????

Aku bengong tak menjawab pertanyaanya….dan dia berlalu dengan cepatnya!!!!!
Semaleman aku dibuat penasaran, siapa dia? Pak BURHAN kan duda???? Pertanyaan itu memenuhi kepalaku, ditambah lagi melihat tubuh setengah telanjang dengan wajah santainya….pahanya, bodinya dan memeknya (walau gak jelas).

Keesokan harinya aku di panggil pak BURHAN untuk dikenalkan dengan adik terakhirnya, namanya Verika tapi dia sudah 7tahun tinggal di Samarinda ikut kakaknya yang pertama. “ooyaa….kalau gak masuk kuliah, anterin Verika ke Sarangan ya? Pinta pak BURHAN.
“iya pak… aku langsung mengiyakan permintaanya walau sebenarnya ini hari pertama masuk.
Satu jam kemudian aku dan Verika berangkat dari rumah,… “Mand…Amanda ayo ikut ke Sarangan…temani aku” teriak Verika dari dalam mobil.

Akhirnya Amanda ikutan masuk mobil dan kamipun berangkat. “maaf ya Ver….yang semalem, aku gak sengaja…. kataku membuka obrolan.

“iya gak apa, lagian salahku juga gak menutup pintu….jawab Verika
Agak bingung Amanda bertanya “kalian ngomong apasih??

“ahh…itu lho Mand, dari kecil aku kan takut gelap dan sendirian diruangan jadi aku kencing gak nutup pintu…..gak sengaja Adith juga mau ke toilet…jadi ya,,,,,

“ngintip kamu ya???? Celetuk Amanda memotong
“gak ngintip, tapi emang udah kelihatan kali….tanya aja Adith….jawab Verika seenaknya.

Aku lihat dari kaca wajah Amanda mendadak berubah, seperti ekspresi orang cemburu.
Sesampainya di Sarangan, kondisinya tidak berubah teutama aku dan Amanda, kami gengsi menyapa duluan. Akupun lebih dekat dengan Verika, bahkan dengan cuek Verika menyuapin aku makan… wajah Amanda memerah menahan cemburu, aku tahu itu. Aku sengaja semakin bersikap mesra pada

Verika….bahkan terang-terangan mengajak Verika jalan….
“Ver…ntar malem temani aku ya??? Pintaku


Kemana, berdua aja? Jawab Verika seperti sengaja membantu aku membakar hati Amanda
“ke Fire Club??? Jawabku agak ragu, karena saat itu aku belum tahu pasti Fire itu Diskotik atau apa…

“asyik tuh, lama banget aku gak pernah gituan…. jawab Verika

Dan benar saja, malam itu kami minum-minum sampai mabuk…dan pulang dengan berjalan gontai saling berpelukan. Samar2 kulihat ada bayangan Verika sedang mengamati kami dari balik korden jendela kamarnya. Aku makin erat melingkarkan tangan ke pinggang Verika dan terus melangkah menuju kamarku….aku udah mabuk, yang ada di otakku hanya tidur bersama Verika…tanpa berpikir salah benar atau takut ketahuan pak Burhan. Sengaja aku nyalakan lampu kamar, agar Amanda bisa melihat bayangan kami dari balik korden. Jujur aku juga sangat heran dengan Verika yang gampangan dan seperti terbiasa…..

“ah…masa bodoh….yang penting happy….pikirku dengan penuh nafsu….
Aku lingkarkan tanganku di pinggangnya sambil menciumi lehernya, dadanya yang masih terbungkus tangtop dan menggigit2 lehernya…..

AAAAaaaaaaaggggggggghhhhhhhh…..Verika mendesah panjang
Diapun membalas dengan ciuman bertubi di leherku dengan tangan mengelu-elus perutku….
HHhhmmmmmmmm…..geli banget Ver, enaaaakkkk………bisikku ke telinganya.
Kami saling melucuti pakaian, dari baju hingga celana dan akhirnya kami bugil…. dengan cepat desambarnya kemaluanku dengan tangan kananya dan mulai mengulum, menjilat, menggelitik dan mengocok kemaluanku dengan mulutnya.

Ooohhhh….aaahhhh….uuuhhhhh…..aku mendesah tak tentu menikmati perlakuannya.
Aku juga tak mau kalah, aku remas kedua toketnya dengan kedua tanganku, sambil menghisap putingnya… kami mabuk alkohol dan mabuk birahi. Aku buka jendela kamarku dengan niat agar Amanda lebih jelas melihat kami bergumul melepaskan satu-persatu pakaian kami, hingga tidak tersisa…. “aku karaoke ya? Kata Verika sambil menyambar kemaluanku dengan kasar, seakan tak sabar menikmatinya. Dan benar saja, kemaluanku diposisikan seperti layaknya mikrofon….sambil dia menyanyikan lagu wajib ML….aaaahhhh…..hheeeemmmmm… emuach…. mmmmmm…. dengan iringan suara becek dari mulutnya. OOOouuuuuuhhhhgggg…nikmat banget Ver, aku tak tahaaannn geliiiiiiiiiiii…..

aku jambak rambut Verika dan memaksanya untuk berdiri….
kami berciuman, dengan bibir saling menghisap dan lidah memilin….Crub…cruuuubb….. suara sedotan kami mengusik keheningan malam. Aku remas kedua toge Verika yang keras dan bulat…..Uuuuuuhhhhhh…..desahnya.

aku cium dan gigit lehernya, sambil terus meremas togenya dengan penuh nafsu dan gemes….
terus….emuach….emuaaaaaccchh…..emuaaacccchhh ….menyusuri perutnya….hingga sampai ke kemaluan Verika yang sudah becek….aku semakin liar, seakan alkohol dalam tubuhku membakar birahiku….dengan penuh semangat dan tanpa jijik, aku masukan lidahku kedalam Kemaluannya, meliuk, menari dan menggelitik klitorisnya….layaknya sebuah tombool sekali sentuh klitoris itu langsung memaksa tubuhnya bergerak mengejang dengan desahan yang semakin hot dan panjang…..aaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh…….. ..aaaaaaaaaaaahhhh

dengan dua buah jari aku langsung mengocok Kemaluannya dengan cepat….cepaaaattttt…. teruuuuuussssss…..tanpa ampun hingga bibirku tersemprot oleh letupan orgasmenya…..
AAAAaAaaaaahhhh….dia menjepit wajahku dengan kedua pahanya….

Diapun mengambil posisi nungging dan berpegangan dijendela….. “Dith…masukin aja, aku gak tahan lagi….. iiiiyyyyyyaaaa….aaaahhhhh Ver…..aku masukin” jawabku
ZLEB….ZLEEBB…ZLEEEEBBBBB…..ZLLEEEE….EEEEEB BBBBB……

Aku langsung masukkan semua kemaluanku dengan hentakan keras dan langsung menggoyangnya….seketika itu tubuhnya melomjak-lonjak mengikuti irama goyanganku….
OOOOOOHHHHH…..NNIIIKKMMMMAAAATTTTT…..desahnya sambil memegangi togenya yang bergerak liar seperti bola bowling….


….uuuuuhhhh Diiiiiittthhhh….aku keluar lagi…..lagiiiii….mungkin karenaa kemaluanku yang gede menyumpal dan menyentuh penuh dinding Kemaluannya dia jadi mudah orgasme….kurasakan semprotanya sampai 8 kali….

Aku angkat sebelah kakinya dan mengoyangnya ladi dan lagi….plak…plakk…plaaaakkkk…. suara pantatnya semakin membuat aku bersemangat…..

Dengan hanya bertumpu dengan satu kaki…tubuhnya semakin bergerak tak tentu….goyah dan payah menyangga besarnya nikmat yang diterima… hingga tubuhnya pun terjatuh ke lantai….

Ampun dith….jangan cepat-cepat…..aku gak kuat…..sambil merangkak….
Tanpa ampun aku menusuk Kemaluannya dari belakang ZLEEEEEEEEEEBBBBBBBBBB…..
Aku goyang lagi dan lagi….sambil menjambak rambutnya biar tidak melepaskan kemaluanku dari Kemaluannya….. sekitar 10menit kemudian tubuhnya mengejang tanpa kendali…..

aaahhhh….aahhhh,…..uuuuhhhh…..oooooooooooohh hhhhh…..jeritanya disertai semprotan orgasme yang ketiga. Aaaaddduuuhhhh….Dith….kok kamu belum keluar juga sih….rengeknya…. “sebentar lagi Ver….kamu aja yang terlalu cepat” jawabku sambil menggendong tubuhnya ke kasur. Aku terlentangkan tubuhnya dan menarik kedua kakinya keatas….kearah dadaku…..ZLEEEBBB….ZLEEEE……EEBBBBBBBBBB…

Aku goyang lagi dan lagi….plak….plak….plaaaaaaaaaaaaaakkkkkkk… …pantatnya tertabrak pahaku. Dengan berpegang pada togenya aku semakin menggenjot goyanganku….

Aaahhhh….aaahhhhh ampuuun dith….d*ncok kemaluanmu Dith….enak banget….aku gak kuat…. cepetan keluarin…. alkoholnya bicara tak tentu….mencoba melepaskan kemaluanku. Aku angkat pantatnya keatas dan memeganginya dengan kuat….hingga hanya menyisakan kepala dan pundaknya di kasur… jepitan pantatnya sangat nikmat….AAAAAaaaahhhh….. sebentar lagi Ver…..aku hampiiiiirrr……CROT….CROOOOTTTT…..CROOOOOTT TTT….. belum selesai aku ngomong, spermaku menyemprot deras kedalam Kemaluannya….

Akupun menjatuhkan diri diatas tubuhnya…brruuuughhh…
Aduuu…uuuhhh…… kenapa kamu keluarin didalam??? Aku pengen melumatnya…..
Akupun membalikan badan “tuh masih ada sisanya…..

Verika dengan ganasnya menjilat dan menyedot sperma yang tumpah ke sprei dan kemudian mengulum kemaluanku sampai-sampai tak ada sedikitpun sperma yang tersisa di kemaluanku.
Uuuuuhhhhh….nikmat baget Ver…hisapan kamu mantap!!! Pujiku sambil membelai rambutnya. “Heeemmmmmmm…..kemaluan kamu juga nikmaaaatttt….tubuhku sampai mengejang tau….nih memekku terasa ngilu….kesemutan gimana gitu….jawabnya. akhirnya kamipun terlelap ….. pagi harinya akupun buru-buru bangun dan siap2 ke kampus, aku lihat Verika masih tertidur dengan lelap dan aku tak tega membangunkanya.

Siang harinya, Amanda menemuiku di kantin kampus dengan ekspresi wajah cemburu, marah, sebel….pokonya campur aduk dech.

“semaleman ML pasti kecapean ya??? Sampai mata merah gitu….Verika mana, masih kamu umpetin dalam kamar? Tanya Amanda bertubi-tubi, tapi aku diamkan aja tanpa jawaban…. malah gak jawab, kenapa sih harus dengan Verika??? Emang gak ada cewek lain??? Dia itu cewek gak bener, lihat kan kami sebaya…. tapi Verika tante aku, aku gak mengakuinya….dia anak haram. Tanpa menjawab akupun meninggalkanya dan menuju parkiran….dan sesuai harapan Amanda mengejar aku dan ikut masuk kedalam mobil. Kenapa ikut??? Tanyaku

“ayo cari tempat yang enak buat ngobrol…. ajaknya Amanda.
Akupun melaju mengikuti jalan yang diarahkan Amanda…..hingga kami sampai ke Dungus. Kami berhenti ditengah hutan….dan mengobrol panjang lebar, hingga….

“Verika tau banget Kamu Tipe Cowok Impianku Dith, makanya dia ingin merebutmu dariku…. kata Amanda mengejutkan aku.

“maksudmu….. belum selesai bertanya Dia langsung menciumku dengan penuh mesra….
EMUAACH…..

Berikan aku lebih dari apa yang kamu berikan pada Verika” bisiknya dengan nafas yang mulai tak tentu. Akupun langsung mengajaknya ke kursi belakang dan duduk mengakangi pahanya…. aku cium bibirnya dengan penuh nafsu dan langsung melepaskan satu persatu kancing bajunya yang sudah mulai sesak karena toge yang perlahan membengkak.

“kamu ingin Lebih nikmat kan??? Bisikku sambil melumat daun telinganya.
“heem…. jawabnya singkat

Tapi ada syaratnya Mand,… terserah aja Dith, dari semalem aku sudah horny banget kamu panas-panasin…..

Akupun mengikat keatas dua tangan Amanda “kok diikat gini, kamu mau apa? Tanya Amanda
“tenang aja…aku akan memberikan kenikmatan yang bebeda….dengan mata tertutup kamu akan mendapatkan Surprise disetiap detiknya….kataku sambil menutup matanya dengan sapu tanganku. Setelah itu akupun melepaskan seluruh baju tanpa sisa…..dan memasukan Cdku ke mulutnya biar dia tidak bersuara keras….. Amanda agak terkejut dan coba berontak…. “maaf Mand aku Cuma gak mau suaramu terdengar orang” kataku menenangkanya.

Aku langsung mencium dan menghisap lehernya Amanda…..cup…cup…cuppp…emuah
Aku mainkan tubuh Amanda sesuka hatiku, aku gigit lehernya sambil meremas toketnya yang seukuran 36B itu dengan keras….tubuh Amanda mulai berontak menerima kegelian dan kenikmatan tanpa bisa membalasnya…. aku hisap puting coklatnya dengan kuat sambil terus meremas yang sebelahnya…. tanpa sepengetahuanya aku ambil “Verbrator” dari dalam laci….

Sesaat kemudian,…. aku nyalakan Verbrator Capsule (VC) dan menempelkanya mengelilingi bibir Kemaluannya…seketika itu kedua kakinya bergerak liar coba mengurangi nikmat yang aku beri. Hhmmmmm…..mmmmm….uuummm….eemmmmm….. Amanda hanya bisa bergumam karena mulutnya masih tertutup. Akupun tak henti-hentinya memainkan togenya, menghisapnya dan menggelitiki dengan lidah…. Amanda semakin mengerang, tubuhnya mengejang dan keringat yang bercucuran…. aku masukan VC maju mundur kedalam kemaluannya….aku kocok-kocok….aku putar-putar….. terus dan teruuuusss….



Tubuh Amanda terlihat mulai melemas, desahanya lirih terdengar…. uuuhhmmmmmm…..mmmm………. akupun kasihan melihatnya dan melepaskan sumpalan dimulutnya….

“AAAAaaaaaagggghhhhh……jahat kamu Dith, kenapa kamu lakuin ini….. kata Amanda dengan nafas terengah-engah. “maaf Yank….tapi dengan begitu nikmatnya utuh kan??? Kataku….
“iyaa….yaaa…tapi seluruh tubuhku seperti terbang Dith….cepat masukin, sekarang juga….. Amanda merengek manja….

Aku arahkan ujung kemaluanku ke arah Kemaluannya, menggesek-gesekan ke Kemaluannya dan sedikit demi sedikit masuk….masuuukkkk….maju-mundur…..lebih dalam…..dan dalaaammm. ZLEEEEBBBBB…..aaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh……Amanda meendesah panjang seiring tusukan kemaluanku kedalam kemaluannya yang sudah sangat amat becek, karena 2 kali nyemprot…..
“Dithh….sssaaaa…..ssaaaakiiiiiiiiiiitttttttttt t….pelan….peelllllaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnn … OOOOOOoouuuuuggggghhhh….. UUUuuuuuhhhhhhhhheeemmmmm…. Desahan panjangnya menjadi tanda kemaluanku telah mengoyak selaput dara Amanda…..

“masa sih…masih perawan???? Aku terkejut dan tak percaya melihat itu, tapi emang kenyataanya begitu….gumamku dalam hati.

Aku semakin menggenjot gerakanku….SLUP….SLUUUPPP….SLUUUUUUPPPP…..

“Dith lepasin tanganku dong….sakit nich… Amanda memohon dengan mata terpejam, menhahan kenikmatan yang menumpuk di Kemaluannya…. akhirnya aku melepaskan ikatanya, tangan itupun langsung menjambak rambutku dengan kuat…. “Dith….aku mau nyemprot nich….. kata Amanda.
“tunggu bentar yaaa….kita semprotin bareng-bareng……jawabku sambil mempercepat laju kemaluanku……. AAAAAAAaaaaaaaahhhhhhhh…….aaaaaaaaaaaaggggghhh hhh….. satu…….duuuaaaaaaa……tiiiii…..gggaaaaaaaa aaaaaa…….CROT….CROOOOOTTTTTT……

kami saling menyemprot dan berpelukan dengan erat…..tubuh kami lemas tanpa daya…..
Setelah beberapa saat mengumpulkan sisa-sisa tenaga yang ada, kami merapikan pakaian kami dan pulang….. kejadian ini menjadi awal yang indah untuk “petualangan-baruku” di Kota Gadis….hampir setiap malam dan sepulang kuliah kami bersama berbagi nikmat dan syahwat. Hingga 2 bulan kemudian, karena Amanda akan dinikahkan dengan pilihan orangtuanya… akupun mundur teratur dan memutuskan untuk pindah kost….

Wednesday, September 14, 2016

Cerita Sex-Bercinta Dengan Pacarku

Bercinta Dengan Pacarku

Aku sudah bercerai dengan istriku sekitar setahun yang lalu dan akhirnya kini aku mulai dekat dengan seorang wanita, yang baru saja aku kenal dia bernama Vani. Seorang wanita yang sudah menyandang status janda di usianya yang baru 23 tahun, usianya masih muda tapi dia mendapati suaminya selingkuh dengan temannya sendiri. Karena itu dia memutuskan untuk bercerai.

Namun dia berkata tidak mau lama-lama menyandang status janda, pikirnya lebih baik mencari pengganti suaminya dia ingin membuktikan kalau diapun bisa menemukan pria yang lebih baik daripada suaminya. Diapun berterus terang tidak bisa lama-lama memendam kesepian, karena bagaimanapun juga dia seorang wanita yang ingin melakukan adegan layaknya dalam cerita sex.



Tapi Vani berkata tidak gampang memberi kepercayaan pada pria yang mencoba mendekatinya, diapun bilang bersamaku dia merasa menemukan sosok yang selama ini dia cari. Namaku Bramantyo namun biasa di panggil Bram, usiaku sekarang sudah menginjak 32 tahun. Akupun berpikir sama dengan Vani bahwa kami merasa cocok satu sama lain, sebagai janda dan duda kamipun ingin melakukan adegan seperti dalam cerita sex juga.

Daripada harus mencari wanita penghibur, lebih baik mencari wanita yang benar-benar aku cinta dari dalam hatiku. Jadi lebih nyaman juga jika harus melakukan adegan seperti dalam cerita sex lebih terasa daripada harus dengan wanita penghibur yang hanya melampiaskan syahwat saja. Namun hingga kini aku belum pernah melakukan cerita sex dengan Vani.

Paling tidak kini aku sudah mengenal keluarganya juga. Vani juga seorang janda tanpa anak begitu juga denganku, hubungan kami baru berjalan satu bulan namun sudah terasa lama sekali, hampir setiap hari aku ke rumah Vani begitu pulang dari kantor disana aku merasa nyaman karena begitu hangatnya ayah serta mama Vani menemani aku saat kami mengobrol di rumahnya.

Sebenarnya Vani ada kakak laki-laki tapi kini sudah menikah dan tinggal dengan istrinya di luar kota. Jadi mau tidak mau akupun harus tinggal di rumahnya jika kelak kami sudah menikah, tapi aku bilang juga kalau aku sudah memiliki rumah. Akhirnya orang tua Vani memutuskan terserah pada kami berdua saja, begitulah obrolan kami sudah sangat dekat.

Seperti malam ini aku menjemput Vani untuk aku ajak ke salah satu acara temanku, setelah sampai di tempat yang kami tuju. Kamipun masuk dalam ballroom hotel yang cukup ternama itu, padahal itu hanya acara ultah pernikahan temanku yang menginjak 5 tahun. Singkat cerita begitu acara selesai kamipun pamit namun aku terkejut ketika temanku memberikan aku sebuah kunci kamar hotel.

Sambil dia berbisik “Ayolah Bram.. aku tahu kalian belum melakukan hal itu kan..ambil kesempatan ini kasihan juga Vani sebenarnya diapun mau melkaukannya..” Aku pura-pura tidak mau tapi karena dia memaksa dan abnyak pasang mata melihat ke arah kami akhirnya akupun menerima kunci hotel yang dia selipakn di tanganku. Dan akupun berlalu dari tempat itu.



Dalam perjalana menuju parkir mobil akupun berterus terang pada Vani, aku ceritakan semuanya dan dia menghentikan langkahnya dan menatap tajam padaku. Aku begitu takut kalau-kalau Vani akan berpikiran yang bukan-bukan padaku “Tidak usah sayaaang.. aku cuma bilang kok.. ayo kita pulang saja..” Kataku namun dia menarik tanganku untuk kembali masuk kedalam lift.

Belum sampai di dalam kamar yang dituju namun kami sudah saling melumat bibir di dalam lift, dengan penuh mesra Vani memeluk sambil terus melumat bibirku. Dan akupun sama dengan penuh kemesraan aku kecup bibir sampai-sampai kmi tidak memperhatikan ada orang lain juga di dalam lift itu, begitu pintu lift terbuka kami langsung keluar namun dengan bibir masih saling melumat.

Begitu kami lihat nomor kamar yang sama dengan kunci hotel, kamipun segera membukanya layaknya pemain dalam adegan seperti cerita sex. Dalam sekejap kami sudah bertelanjang bulat “OOooouuggghh.. aaaaaaaggghh… eeeeuuuummmmppphhh… aaaaagggghhh….. aaaagggghhh… aaaagggghhh.. “Desah Vani begitu aku cium seluruh tubuhnya dan fokus pada toketnya yang ranum.

Aku cium seluruh toketnya dan aku mainkan kedua putinya “Ooouuuggghh… aaaaaaggghhh… maaas… Braaam…. aaaaagggghhh… aaaaaggggghhh… aaaagggghh..” Kini akupun tidak tahan dengan perlahan aku masukkan kontolku sambil terus menggerayangi tubuh Vani, dia agak melebarkan kedua pahanya begitu aku menemukan kesulitan untuk memasukkan kontolku.

Sampai akhirnya Bluuus…. masuklah kontolku secara menyeluruh dalam memek Vani, lalu akupun menggerakan pantatku hingga Vani kembalai mendesah bahkan dia mencakar-cakar punggungku dengan tangannya “OOouugghh… ooouugggghh….. aaaaaggggghh… aaaggghhh..” Terus saja aku melakukan adegan seperti dalam cerita sex aku terus menggoyang pantatku.



Hingga akhirnya Vani mengerang diikuti dengan erangan penjang dari mulutku. Tanda akupun sudah emncapai puncak kenikmatan “OOOuuugghh… Vaaan….. aaaaagggh… saaayaaang….. aaaagggghhh… aaaaagggghhhh…aaaagggggggghh..” Tubuhku akhirnya terhempas juga di samping tubuh Vani yang basah oleh keringat dingin dan dengan mesranya dia dekap tubuhku.

Kamipun sama-sama berpelukan dan aku mengecup Vani berulang kali bahkan aku berbisik “Sayaaang… sekarang kita jangan lagi menunda pernikahan kita..” Vani semakin erat memeluk tubuhku, dia terus saja memeluk hingga akhirnya kamipun tertidur di dalam kamar hotel tersebut hingga tidak kami sadari kalau hari telah siang begitu kami bangun rupanya kami sama-sama kesingan bangunnya mungkin karena kecapekan.

CumaPoker-Bercinta Dengan SPG Cantik

Bercinta Dengan SPG Cantik

Panggil saja nama saya Benny (nama disamarkan), saya adalah seorang asisten sales di sebuah Swalayan yang cukup besar di kota Bandung. Disini saya akan menceritakan cerita sex saya dengan salah satu Spg yang kebetulan bekerja di swalayan tempat saya bekerja. Dimana peristiwa ini berawal dari seorang Spg cantik yang bernama Rina meminta bantuan saya untuk menggaruk-kan punggung-nya karena gatal.

Sebagai seorang rekan kerja, dan karena yang meminta bantuan adalah seorang Spg yang sexy, dan mempunyai buah dada yang montok, saya-pun mau seklai untuk menggaruk-nya, hhe. Maklum naluri lelaki. Dari situlah cerita sex ini berawal. Pada tempat kerja saya, ada seorang wanita bernama Rina. Rina ini adalah salah satu rekan kerja wanita yang paling akrab dengan Saya.



Rina mempunyai kebiasaan berbagi masalah, curhat, ataupun meminta pertolongan kepada saya. Kalau berbicara tentang usia, jelas sekali Rina ini masih muda, karena usia-nya masih 19 tahun. Selain sexy, Rina juga mempunyai wajah cantik khas sunda. Sebagai wanita sunda, dia memiliki kulit putih, mata indah, dan mempunyai buah dada yang tidak terlalu besar tapi tapi sangat menggemaskan.

Pokoknya kalau para pembaca bisa melihat langsung Rina ini, dijamin para pembaca bakal nafsu sama yang nama-nya Rina ini. Dijamin, Pria mana-pun yang melihat tubuh Rina pasti bakal bergairah deh. Ditambah lagi Rina mempunyai Pantat yang kencang dan bohay. Singkat cerita, sampai pada suatu hari Rina-pun meminta tolong kepada saya,


“ Ben tolongin aku dong, punggung aku gatal nih, tolong garukin dong Ben ”, Ucap Rina meminta pertolongan saya.


Karena kami sudah akrab sekali, tanpa berfikir panjang saya-pun mengiyakan permintaan-nya,

“ Yaudah sini aku garukin Rin ”, ucap saya.

“ Jangan didepan umum dong Ben, kamu kesini aja, kamu garukin di dalam gudang aja yah biar nggk dilihatin sama orang-orang ”, ucap Rina mengajak saya kedalam gudang.

“ Iya deh Rin, aku mah ngikut kamu aj ”, jawab saya.

Mungkin karena Rina sudah tidak tahan lagi karena punggungnya yang gatal, Rina-pun,

“ Ayo Buruan Ben !!! ”, ucap Rina sembari menarik tangan saya menuju ke dalam gudang yang tak jauh dari tempat kami berdiri tadi.

Kemudian Rina mengunci pintu gudang itu, serta mengambil bedak antiseptik di rak yang berdekatan, lalu mengulurkannya kekepada saya. Saat itu saya-pun tanpa sungkan-sungkan lalu menaburkan bedak itu di atas telapak tangan saya. Rina menarik baju yang dipakainya ke atas hingga sebatas tengkuk. Saya menelan ludah melihat ke belakang badan Rina, yang selama ini tak pernah saya lihat tanpa busana.

Saya menepuk bedak yang ada di tangan saya ke atas badan Rina. Hangat badannya. Saya mulai menggosok. Sesekali Rina kegelian, ketika saya mengurutkan jariku pada alur di tengah belakang badan Rina. Saya menggosok rata. Rina meraba-raba kancing Bra-nya, lalu dilepaskannya, maka terurailah tali Bra-nya itu di belakang badannya itu.

Saat itu terasa sekali darahku mengalir cepat, saya menelan air liur, melihat aksi Rina yang berani itu tadi. Saya terus menggosok, dengan hati yang berdebar-debar. Saya merasa batang torpedo saya sudah mulai mengeras. Saya merasa tak tahan. Tengah menggosok belakang badan Rina, tangan saya secara perlahan-lahan merayap ke arah buah dada Rina.



“ Woy, Apa-apaan nih Ben, jangan kurang ajar yah !!! ”, tegur Rina sembari menepuk tangan saya.

“ Ma… Ma… Maaf Rin, sorry nggk sengaja ”, ucap saya.

Kemudian tangan saya-pun kembali ke bekakang. Bra yang Rina pakai masih melekat di buah dada-nya, menutupi buah dadanya yang mungil itu. Saya terus menggosok, kali ini turun sampai ke batas pinggang. Saya memberanikan diri mengurut ke dalam rok Rina, tetapi Rina menepuk lagi tangan saya,

“ Ben !!! Jangan !!!”, tegur Rina lagi.

“ Sudah hilang belum gatalnya Rin ??? ”, ucap saya pada Rina.

“ Belum! ”, jawab Rina pendek.

Saya merasa semakin terangsang, batang torpedoku semakin mengeras dan mula tegang! Saya coba lagi untuk meraba ke dada Rina, kini saya telah dapat memegang buah dada Rina yang lembut itu, yang tertutup dengan Bra berwarna putih. Rina tidak lagi menepuk tangan saya tetapi dia memegang tangan saya yang letakan pada buah dadanya itu. Saya mulai meremas buah dada Rina.

Saat itu Rina menggeliat geli sambil tangannya memegang pergelangan tangan saya. Rina nampak sudah mula merasa terangsang, dan memang ini adalah salah satu cara untuk membuat wanita terangsang. Saya mencium tengkuk Rina. Dia masih menggeliat-geliat akibat remasan serta ciumanku. Buah dadanya saya rasa sudah semakin menegang.

Kini jari-jari saya-pun mulai memainkan peranan memilin-milin puting buah dada Rina pula! Saya sadari tadi memeluk Rina dari belakang. Batang torpedoku yang beberapa waktu lalu telah saya gunakan obat memperbesar kejantanan tambah semakin keras menonjol itu saya gesek-gesekkan pada alur pantat Rina. Saat itu Rina ketawa kecil, merangsang sekali.

Tidak lama kemudian Rina-pun mulai membuka kancing bajunya lalu melepaskan Bra-nya dan mencampakkannya di atas lantai. Kini buah dada Rina tak tertutup apa-apa lagi. Saya terus meremas-remas dan membalikkan badan Rina supaya berhadapan denganku. Rina menciumku liar sekali, sambil mengulum-ngulum lidahku. Saya-pun begitu juga membalas dengan liar serangan Rina.

Saya menanggalkan bajuku. Rina mencium dada saya, perutku. Saya tetap mengecup-ngecup buah dada nya yang sudah mengeras tegang. Tangan saya menekan-nekan pantatnya. Batang torpedoku semakin menegang. Tiba-tiba Rina berlutut, lalu membuka retsleting celana saya. Dia menarik keluar batang torpedoku yang tegak keras.


Rina merasa kagum melihat batang torpedoku yang menegang secara maksimal itu. Rina menguak rambutnya ke belakang dan mulai mengkulum batang kemaluan saya. Dia menggengam dengan rapi. Sambil mengulum secepat-cepatnya, tapi untung saja sebelumnya saya sudah memakai obat kuat lelaki hingga tidak cepat ejakulasi saat di kulum oleh Rina.

Rina mengarahkan batang torpedo ke matanya, hidungnya, ke pipinya. Rina mencium sekitar batang torpedoku. Saya merasa nikmat sekali. Rina terus mengulum torpedoku hingga ke pangkal makin lama semakin cepat. Saya merasa kepala torpedoku terkena anak tekak Rina. Ngilu rasanya. Saat itu saya juga membantu Rina dengan mendorong dan menarik kepalanya.

Rina yang saat itu sengaja berlagak tidak tahu, ketika saya katakan sperma saya sudah hendak keluar. Rina masih mengulum. Air sperma saya tersemprot memenuhi rongga mulut Rina. Dia lantas mencabut keluar torpedoku lalu menjilat-jilat air sperma saya. Dia nampaknya menikmati sekali. Torpedoku jadi lembek kembali. Rina mengulum lagi torpedoku.

Torpedoku jadi tegang lagi. Rina tersenyum memandangnya. Saya membuka celana. Rina duduk di atas meja. Saya berlutut menarik rok dan celana dalamnya. Rina sudah bugil di depanku. Bulu yang tipis warna pirang menutupi Memek-nya. Saya mencium sekitarnya. Rina meletakkan kedua kakinya di atas bahu saya, kemudia saya-pun mengangkangkan paha Rina.

Bibir kewanitaan-nya saat itu sedikit terbuka, saat itu lalu saya menjilatinya. Saya buka sedikit dengan jari lalu mengoreknya sedikit demi sedikit jariku menyodok Memek Rina,

“ Oughhh… Ssss… Aghhhh... ”, desah Rina.

Saat itu Memek Rina sudah terlihat becek sekali. Saya meletakkan kepala torpedoku ke pintu Memek-nya. Saya sodok sedikit,

“ Ughhhh… Sssss… Aghhhhh… ”, desag Rina lagi.

Saat itu saya-pun mulai menekan lagi torpedo saya kedalam Memek Rina,

“ Oughhh… Ssss… Yeahhhh… ”, desah Rina perlahan.

Kemudian saya menyodok lagi dalam, secara kontstan dan terus ke pangkal. Saya mendorong dan menarik berulang kali. Rina makin terlihat lemas dan nikmat. Saya merasa kehangatan Liang Memek Rina. Rina mencabut torpedoku keluar. Dia turun dari atas meja dan mendorongku telentang lalu duduk di atas badanku dan memasukkan lagi torpedoku ke dalam Liang Memek-nya itu.

Dia mengayun ke atas dan ke bawah. Tak lama dia tarik keluar lagi torpedoku. Rina kini agresif. Saya mendorongnya telentang lagi. Rina merapatkan buah dadanya dengan kedua belah tangannya,

“ Ben Peler (Penis) masukin di celah susuku aku dong !!! Sssssss… Aghhhhh… !!! ”, ucap Rina berkomando kepada saya.

Saat itu saya-pun tidak sungkan-sungkan untuk terus melakukan-nya tapi sebentar saja. Saya duduk dan Rina masih telentang, paha saya di bawah paha Rina, saya sodok lagi torpedoku ke dalam Memek-nya. Saya mengayun dengan perlahan. Licin dan sedap rasanya Rina bangun dan bertiarap di atas meja, kakinya lurus ke lantai menungging! Saya-pun berdiri dengan posisi doggy style.

Saya pegang kiri dan kanan pantat Rina dan mengayun lagi. Saya kemudian menyangkutkan sebelah kaki Rina di atas bahuku dalam posisi telentang. Saya sodok lagi tarik dan keluar dorong dan masuk ke dalam Memek-nya,

“ Aow… Sssss… Ben… Aghhhh… Enak Ben, terus Ben… Aghhhh… ”, desah Rina mulai tak terkndali.

Tanpa menjawab saya-pun terus menggenjot torpedoku dengan kuat dan penuh nafsu. Kira-kira sekitar 10 menit aku menggenjot Memek Rina dengan Posisi Doggy style, tiba-tiba terasa ada denyutan di batangvkejantanan saya. Tidak lama setelah itu,

“ Crottt… Crottt… Crottt… ”,

Tersemburlah sperma saya kedalam Memek Rina yang sudah sagat becek karena terbanjiri oleh sperma saya dan lendir kawin Rina. Singkat cerita setelah hubungan sex didalam gudang swalayan itu, kami-pun bergegas merapikan dan membersihkan diri dengan tisu basah kebetulan ada didalam gudang barang swalayan itu.
Sungguh pengalaman sex yang sangat mengesankan bagi saya.

Semenjak kejadian itu kami-pun akhirnya berpacaran, bahkan sampai hari ini-pun kami masih berpacaran. Dan perlu diketahui nih para pembaca, jalinan asmara kamipun selalu dipenuhi dengan hubungan sex yang sangat hot dan menggairahkan. Mungkin cukup sekian cerita saya